10 Pengertian Koordinasi Menurut Para Ahli dan 13 Manfaatnya dalam Sebuah Organisasi


10-pengertian-koordinasi-menurut-para-ahli-dan-13-manfaatnya-dalam-sebuah-organisasi
ilustrasi koordinasi

Kita tahu dalam berorganisasi diperlukan sebuah hubungan harmonis yang sistematis untuk dapat mencapai tujuan yang diinginkan organisasi. Berikut ini adalah 10 Pengertian Koordinasi Menurut Para Ahli dan 13 Manfaatnya dalam Sebuah Organisasi. Next!


1. James D. Mooney (1947)


Mooney memberikan definisi koordinasi dengan pengaturan usaha sekelompok orang secara teratur untuk menciptakan kesatuan tindakan dalam mengusahakan tercapainya suatu tujuan bersama.


2. Leonard D. White (1957:38)


Dalam bukunya, Introduction to The Study of Public Administration, White menjelaskan bahwa koordinasi merupakan penyesuaian diri dari bagian-bagian satu sama lain, dan gerakan serta pengerjaan bagian-bagian pada saat yang tepat sehingga masing-masing dapat memberikan sumbangan yang maksimum pada hasil secara keseluruhan.


3. A.E. Benn (1952:92)


Menurutnya koordinasi adalah suatu kelangsungan, keharmonisan mencapai tujuan, yang dapat dicapai melalui kepemimpinan, organisasi, dan administrasi; kemudian Benn menambahkan arti koordinasi dengan penyusunan usaha-usaha kelompok di dalam suatu kelangsungan dan keteraturan sikap sehingga menciptakan kesatuan tindakan dalam mengusahakan tercapainya tujuan bersama.




4. Robert Livingstone (1949:169)


Menurut Livingstone arti koordinasi adalah antar hubungan berbagai faktor organisasi. Koordinasi membuat organisasi menjadi lebih “baik”. Ini merupakan suatu system keseimbangan dan juga kontrol, tantangan dan tanggapan, yang ada di antaranya dan di antara satuan-satuan dalam organisasi.


5. Dalton E. McFarland (1964:385)


McFarland mengartikan koordinasi sebagai proses di mana pimpinan mengembangkan pola yang teratur dari usaha kelompok di antara para bawahannya dan kepastian kesatuan tindakan dalam usaha mencapai tujuan bersama.


6. Catheryn Seckler Hudson (1957:61)


Hudson dengan singkat tentang pengkoordinasian sebagai sebuah kewajiban yang sangat penting dari antar hubungan macam-macam satuan kerja.


7. Henry Fayol (1967:23)


Dalam buku karangan Henry G. Hodges (1967:23) yang berjudul Management Principles of Industrial Management, Fayol mendefinisikan koordinasi dengan mengikat bersama, menyatukan, dan menyelaraskan semua kegiatan dan usaha.



8. William R. Spriegel (1955:61)


Menurut Spriegel, koordinasi diartikan sebagai sinkronisasi usaha yang bertitik pangkal pada waktu dan urutan pelaksanaan.


9. George R. Terry (1964:102)


Pengertian koordinasi menurut Terry adalah sinkronisasi yang teratur dari usaha-usaha untuk meniptakan kepantasan kuantitas, waktu, dan pengarahan pelaksanaan yang menghasilkan keselarasan dan kesatuan tindakan untuk tujuan yang telah ditetapkan.


10. Herbert G. Hicks (1967:409)


Hicks menjelaskan prinsip koordinasi menerangkan bahwa pelaksanaan organisasi itu efektif apabila semua orang dan sumber disinkronkan, diseimbangkan, dan diberikan pengarahan.





Itulah 10 Pengertian Koordinasi Menurut Para Ahli. Untuk lebih spesifiknya lagi, arti koordinasi dapat memakai satu (1) istilah saja, yaitu keselarasan. Arti keselarasan dalam koordinasi sudah meliputi kesatuan usaha, penyesuaian antara bagian, kesimbangan antar satuan, dan sinkronisasi. Jadi kesimpulannya adalah dalam sebuah organisasi diperlukan sebuah keselarasan antar anggota untuk mencapai tujuan bersama.


Lalu apa yang terjadi ketika koordinasi di dalam organsasi sudah dilakukan? Berikut ini 13 Manfaat Koordinasi dalam Sebuah Organisasi yang dkutip dari buku Dasar-Dasar Orgainisasi (Sutarto, 1998:146):



  • Dengan koordinasi, perasaan lepas satu sama lain antara satuan-satuan organisasi atau antar para pejabat (pengurus) yang ada dalam organisasi dapat dihindarkan.
  • Dengan koordinasi, perasaan atau suatu pendapat bahwa satuan organisasi atau jabatannya merupakan yang paling penting sendiri juga dapat dihindarkan.
  • Timbulnya pertentangan antarsatuan organisasi (departemen,; bidang) atau antar pengurus dapat dihindarkan dengan koordinasi.
  • Dengan koordinasi, rebutan fasilitas dapat dihindarkan.

  • Dengan koordinasi, peristiwa waktu yang molor karena menunggu dapat dihindari.
  • Koordinasi dapat menghindari kemungkinan terjadinya kekembaran pengerjaan terhadap suatu aktivitas oleh satuan-satuan organisasi atau kekembaran pengerjaan terhadap tugas oleh para pejabat (pengurus).
  • Koordinasi dapat mengindari kemungkinan terjadinya kekosongan pengerjaan terhadap suatu aktivitas oleh satuan-satuan organisasi (departemen; bidang) ataupun kekosongan pengerjaan tugas oleh para pengurus.
  • Koordinasi dapat menumbuhkan kesadaran di antara pengurus untuk saling membantu satu sama lain terutama di antara pengurus yang ada dalam departemen yang sama.
  • Koordinasi dapat menumbuhkan kesadaran di antara para pengurus untuk saling memberitahu masalah yang dihadapi bersama, sehingga dapat dihindarkan kemungkinan terjadinya kebaikan bagi dirinya, keselamatan baginya atas kerugian atau kejatuhan sesama pejabat (pengurus) lainnya.
  • Kesatuan sikap antar pengurus dapat dijamin dengan koordinasi.
  • Koordinasi dapat menjamin adanya kesatuan kebijaksanaan antar pengurus.
  • Koordinasi dapat menjamin adanya kesatuan langkah antar para pengurus.
  • Koordinasi dapat menjamin adanya kesatuan tindakan antar para pengurus.



Itulah 13 Manfaat Koordinasi dalam Sebuah Organisasi. Semoga dapat memberi pemahaman kepada Rekan. Semoga bermanfaat. Terimakasih.

0 Response to "10 Pengertian Koordinasi Menurut Para Ahli dan 13 Manfaatnya dalam Sebuah Organisasi"